Pusat Data dan Informasi COVID-19

Layanan Informasi COVID-19, Call Center PSC SIceria

(0231) 8800119 081998800119
Diperbaharui pada tanggal 6 August 2020 jam 11:01
Suspek
(Dugaan)
304
Total
297
Discarded
 
7
Isolasi

Baru Ditambah 4
Baru Diisolasi 4
Laki-Laki 194
Perempuan 110
WNA 3
WNI 301
Usia <5 17
Usia 6-19 26
Usia 20-29 86
Usia 30-39 64
Usia 40-49 51
Usia 50-59 45
Usia 60-69 11
Usia 70-79 4
Usia >80 0
Probable
(Kemungkinan)
1
Total
0
Selesai
Isolasi
0
Masih
Isolasi
1
Meninggal

Baru Ditambah 0
Baru Diisolasi 0
Laki-Laki 1
Perempuan 0
WNA 0
WNI 1
Usia <5 0
Usia 6-19 0
Usia 20-29 0
Usia 30-39 0
Usia 40-49 0
Usia 50-59 1
Usia 60-69 0
Usia 70-79 0
Usia >80 0
Konfirmasi
Kab. Cirebon
78
Total
23
Dengan Gejala
 
55
Tanpa Gejala

Meninggal 5
Konfirmasi Baru 1
Kontak Erat 37
Selesai Isolasi 37
Dalam Perjalanan 21
Dalam Perawatan 36
Laki-Laki 50
Perempuan 28
WNA 0
WNI 78
Usia <5 3
Usia 6-19 7
Usia 20-29 11
Usia 30-39 13
Usia 40-49 25
Usia 50-59 13
Usia 60-69 5
Usia 70-79 1
Usia >80 0
Konfirmasi
Nasional
116871
Total
37530
Perawatan
 
73889
Sembuh
 
5452
Meninggal

Tidak Tersedia
Kontak
Erat
458
Total
203
Pemantauan
255
Selesai

Tidak Tersedia
Pemeriksaan
PCR
7058
Total
45
Positif

Tidak Tersedia
Pemeriksaan
Rapid Test
2542
Total
5
Reaktif

Tidak Tersedia
Sumber Data :Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Cirebon

Statistik COVID-19 Kab. Cirebon

(Grafik statistik diatas diambil selama seminggu terakhir dari data terbaru)
Total : 304
Total : 1
Total : 78

Peta Kondisi Pandemi COVID-19

Titik lokasi merupakan titik acak (random by system) wilayah yang tertera pada identitas kasus dan tidak menunjuk pada alamat persis masing-masing kasus, data yang ditampilkan akan terus diperbarui sesuai dengan informasi yang diterima melalui Pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sumber Data :Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Cirebon
Diperbaharui pada tanggal 6 August 2020 jam 11:08
Lebih Ringkas
Dengan Gambar

Tentang COVID-19

Gejala COVID-19 mulai dari seperti gejala flu biasa sampai seperti penumonia (radang paru akut yang gejalanya sesak napas). Jika Anda mengalami gejala di atas dan ada riwayat perjalanan dari Negara Tiongkok/Terjangkit atau Anda berpaparan dengan orang positif/kemungkinan menderita COVID-19, maka anda dihimbau untuk menghubungi Layanan Informasi COVID-19 Call Center PSC SIceria (0231) 8800119 dan 081998800119

Apa itu COVID-19?

Pneumonia Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Gejala klinis yang muncul beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa (batuk, pilek, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala) sampai yang berkomplikasi berat (pneumonia atau sepsis).

Bagaimana COVID-19 Menular?

Cara penularan SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Droplet merupakan partikel kecil dari mulut penderita yang mengandung kuman penyakit, yang dihasilkan pada saat batuk, bersin, atau berbicara. Droplet dapat melewati sampai jarak tertentu (biasanya 1 meter).

Droplet bisa menempel di pakaian atau benda di sekitar penderita pada saat batuk atau bersin. Namun, partikel droplet cukup besar sehingga tidak akan bertahan atau mengendap di udara dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, orang yang sedang sakit, diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penyebaran droplet. Untuk penularan melalui makanan, sampai saat ini belum ada bukti ilmiahnya.

Pertanyaan & Jawaban

Novel coronavirus (2019-nCoV) adalah jenis baru coronavirus yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia menyebabkan penyakit mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernapasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pada 11 Februari 2020, World Health Organization (WHO) mengumumkan nama penyakit yang disebabkan 2019-nCov, yaitu Coronavirus Disease (COVID-19).
Hingga saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah penularan COVID-19. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus ini adalah: Menjaga kesehatan dan kebugaran agar sistem imunitas/ kekebalan tubuh meningkat. Mencuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting. Ketika batuk dan bersin, upayakan menjaga agar lingkungan Anda tidak tertular. Tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau dengan lengan (bukan dengan telapak tangan). Menjaga jarak saat berbicara dengan orang lain, sekurang- kurangnya satu meter, terutama dengan orang yang sedang menderita batuk, pilek/bersin dan demam. Saat seseorang terinfeksi penyakit saluran pernafasan, seperti 2019-nCoV, batuk/bersin dapat menghasilkan droplet yang mengandung virus. Jika kita terlalu dekat, virus tersebut dapat terhirup oleh kita. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita. Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah, lalu cucilah tangan Anda. Hindari kontak dengan hewan ternak dan hewan liar yang terbukti tertular coronavirus. Jangan makan daging yang tidak dimasak hingga matang. Menunda perjalanan ke daerah/negara dimana virus ini ditemukan seperti Tiongkok, seiring dengan informasi adanya penghentian sementara operasional penerbangan langsung dari dan ke daratan Cina dari pemerintah, sampai ada informasi lebih lanjut.
Saat ini, belum ditemukan bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus 2019-nCoV. Namun, akan jauh lebih baik untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Kebiasaan ini dapat melindungi Anda terhadap berbagai bakteri umum seperti E.coli dan Salmonella yang dapat berpindah antara hewan peliharaan dan manusia.
Gejala umum berupa demam ≥38C, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak napas. Jika ada orang dengan gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok (terutama Wuhan), atau pernah merawat/kontak dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya.
Seperti penyakit pernapasan lainnya, infeksi 2019-nCoV dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Beberapa orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas. Walaupun fatalitas penyakit ini masih jarang, namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti, diabetes dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah.
Sampai saat ini, belum diketahui bagaimana manusia bisa terinfeksi virus ini. Para ahli masih sedang melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, cara penularan dan pola klinis serta perjalanan penyakit. Hasil penyelidikan sementara dari beberapa institusi di kota Wuhan, sebagian kasus terjadi pada orang yang bekerja di pasar hewan/ikan, namun belum dapat dipastikan jenis hewan penular virus ini. Hingga saat ini dilaporkan adanya penularan antar manusia yang terbatas (antar keluarga dekat dan petugas kesehatan yang merawat kasus).
Saat ini sumber hewan penular COVID-19 belum diketahui, WHO terus menyelidiki berbagai kemungkinan jenis hewan penularnya. Sangat dimungkinkan hewan dari pasar hewan hidup di Tiongkok bertanggung jawab atas terinfeksinya manusia yang dilaporkan pertama kali. Untuk itu, disarankan pada saat berkunjung ke pasar hewan hidup, hindari kontak langsung dengan hewan dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan tanpa alat pelindung diri. Hindari juga konsumsi produk hewani mentah atau setengah matang. Penanganan daging mentah, susu, atau produk hewani harus diperhatikan, untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah yang lain, lakukanlah dengan memperhatikan keamanan pangan yang baik.
Sampai saat ini hewan penular 2019-nCoV belum diketahui.

Berita Terkini

  1. Aksi penyemprotan cairan disinfektan

    penyemprotan cairan disinfektan hari kedua, Jumat (27/3/2020). ⠀ Kali ini penyemprotan tersebut dilaksanakan di Jalan Otista mulai Tegalwangi hingga Bundaran Kedawung Kab. Cirebon. Kemudian Jalan Syeh Datulkahfi, kawasan Wisata Batik Trusmi, dila ...

Infografis

Protokol Keluar Dari Rumah
Info Kesehatan
Protokol Masuk Rumah
Info Kesehatan
Informasi Hoax GOR Watubelah Kab. Cirebon dijadikan tempat isolasi pasien virus corona
Anti HOAX
pa dan seperti apa social distancing?
Info Kesehatan
Cuci Tangan 20 Detik
Info Kesehatan
Himbauan IDI
Info Kesehatan

Dokumen & Publikasi

# Judul File
1 Cara Pakai Masker files50937Flyer-2020-cara_pakai_masker.pdf
2 Cara Cuci Tangan FLYER_CTPS_COVID-19.pdf
3 PERATURAN BUPATI CIREBON NO 24 Tahun 2020 Perbup Nomor 24 Tahun 2020 tentang PSBB Kab Cirebon (2).pdf

Layanan Telepon Darurat COVID-19

Hubungi layanan ini jika:

  1. Anda mengalami gejala COVID-19
  2. Anda baru-baru ini berkunjung ke suatu negara atau daerah dengan risiko tinggi coronavirus
  3. Anda telah melakukan kontak dekat dengan seseorang dengan coronavirus

PUSAT INFORMASI DAN EDUKASI COVID 19

Stadion Watubelah Kabupaten Cirebon
Watubelah, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611

Daftar Rumah Sakit Rujukan

Berikut ini adalah rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien dengan status Pasien dalam Pengawasan. Anda harus mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat terlebih dahulu (misalnya klinik/rumah sakit umum) sebelum akhirnya dapat dirujuk ke rumah sakit khusus di bawah ini.

RSU Sumber Waras
Jl. Urip Sumoharjo No.5 Ciwaringin
http://rssumberwaras.co.id/

RSTP Sidawangi
Jl. P. Kejaksaan PO Box 4 Sumber
(0231) 321007
rsparu.jabarprov.go.id

RSK Bedah Mitra Plumbon
Jl. Raya Plumbon - Palimanan No.KM, Gombang, Kec. Plumbon, Cirebon, Jawa Barat 45155
(0231) 323100
rsmitraplumbon.com

RS Tangkil
Jl. Sunan Gunung Jati 105
(0231) 202076 - 201645

RS Pertamina Klayan
Jl. Patra Raya Klayan Crb 45151
(0231) 251216, FAX (0231) 209328
rspc.co.id

RSUD Waled
Jl. Kesehatan No.4
(0231) 661126
rsudwaled.cirebonkab.go.id

RSUD Arjawinangun
Jl. Palimanan - Jakarta KM.2 No. 1 Arjawinangun
(0231) 358335 / 359090
rsudarjawinangun.cirebonkab.go.id

RS Khalisa
Jl. Dr. Setiabudi no. 8 pegagan palimanan
-
-
-

RS Sumber Hurip
Jl. Rd. Dewi Sartika No. 15, Kel. Tukmudal, Kec. Sumber, Kab. Cirebon
Telepon : (0231) 8302689
http://rssumberhurip.com
sdm@rssumberhurip.com

Tautan Penting Lainnya

Kementrian Kesehatan
World Health Organization
Peta Kasus Global COVID-19

Kunjungan

1091

Total Pengunjung

1091

Minggu Ini

142

Hari ini

Beri Nilai
Situs Ini